Tangan-tangan kantuk belum terangkat sepenuhnya dari mataku sehingga sekitar jam delapan aku berbaring lagi di kasur. Aku baru benar-benar terjaga sekitar jam setengah sembilan, dan segera memeriksa tablet. Via mengingatkan aku tentang pelatihan penulisan online hari ini di kampus. Kampus sendiri ditutup karena menjelang hari raya Idul Qurban. Aku bergegas mandi dan berangkat ke kampus. Di burjo, aku bertemu dengan Budi dan berkoordinasi untuk latihan futsal Senin minggu depan. Kusarankan untuk mengajak mahasiswa baru dan Budi menyanggupi untuk memesan lapangan. Kuberi Budi 50 ribu. Setelah sarapan dan mengobrol sejenak dengan Bang Ipul, cepat-cepat aku ke asrama. Di asrama perempuan, sudah ada Lubna, Via, dan Susan. Erma ada, tetapi tidak dijadwalkan untuk ikut pelatihan hari ini. Sejak jam 10 hingga jam 12, aku berkonsentrasi mengajari Susan dan Lubna menulis. Susan sudah mulai pintar menganalisis dan menulis ulang berita. Sementara itu, Lubna baru sampai tahap menulis ulang be...