HMJM Terus Melangkah
HMJM baru saja melaksanakan program kerja terakhirnya, yaitu talk show “Be a great entrepreneur who employs great marketing” yang berlangsung pada Rabu, 26 November 2014. Dengan demikian, secara organisasional, HMJM sekarang ini “menganggur” hingga terbentuk kepengurusan HMJM yang baru.
Tetapi secara praktis tentu saja masih banyak yang perlu dilakukan. Dua di antaranya adalah pemilihan Ketua HMJM baru dan Musyawarah Anggota (Musang). Hingga saat ini, belum ada instruksi dari Mbak Desi selaku Ketua HMJM incumbent tentang kedua acara tersebut. Walaupun demikian, di kalangan pengurus telah muncul sejumlah wacana.
Wacana berikutnya terkait dengan Musyawarah Anggota, atau banyak juga yang menyebutnya sebagai Mubes (Musyawarah Besar). Sejumlah pengurus periode ini menginginkan Musang dilaksanakan untuk menetapkan AD/ART dan sekaligus memilih Ketua HMJM.
Yang paling mendesak adalah AD/ART karena selama ini kinerja HMJM lebih didasarkan pada konvensi dan instruksi lisan. Sehingga, tidak ada dasar legal dan formal yang kuat. Walaupun begitu, perlu ditekankan bahwa dengan kondisi seperti itu pun HMJM tetap dapat bekerja.
Terkait pemilihan Ketua, masih simpang siur apakah Ketua akan dipilih pada saat Musang, dan apakah pemilihan itu akan dilaksanakan sebelum atau sesudah pembahasan AD/ART. Oleh karena itu, muncul gagasan untuk meminta pendelegasian wewenang dari Mbak Desi guna mempersiapkan kedua program tersebut.
Pertama, tugas yang terkait dengan Musang:
Kedua, tugas yang terkait dengan pemilihan Ketua HMJM 2014:
Apakah Anda punya ide lain terkait transisi dari Mbak Desi ke Ketua berikutnya?
Tetapi secara praktis tentu saja masih banyak yang perlu dilakukan. Dua di antaranya adalah pemilihan Ketua HMJM baru dan Musyawarah Anggota (Musang). Hingga saat ini, belum ada instruksi dari Mbak Desi selaku Ketua HMJM incumbent tentang kedua acara tersebut. Walaupun demikian, di kalangan pengurus telah muncul sejumlah wacana.
Wacana Seputar HMJM Tahun Depan
Wacana pertama terkait dengan pemilihan Ketua HMJM periode 2015. Setidaknya, ada dua pilihan. Pertama, Ketua tahun depan dapat dipilih dengan sistem pemilihan mengikuti pemilihan Presiden BEM, dan kedua, Ketua dipilih dengan sistem musyawarah mufakat.Wacana berikutnya terkait dengan Musyawarah Anggota, atau banyak juga yang menyebutnya sebagai Mubes (Musyawarah Besar). Sejumlah pengurus periode ini menginginkan Musang dilaksanakan untuk menetapkan AD/ART dan sekaligus memilih Ketua HMJM.
Yang paling mendesak adalah AD/ART karena selama ini kinerja HMJM lebih didasarkan pada konvensi dan instruksi lisan. Sehingga, tidak ada dasar legal dan formal yang kuat. Walaupun begitu, perlu ditekankan bahwa dengan kondisi seperti itu pun HMJM tetap dapat bekerja.
Terkait pemilihan Ketua, masih simpang siur apakah Ketua akan dipilih pada saat Musang, dan apakah pemilihan itu akan dilaksanakan sebelum atau sesudah pembahasan AD/ART. Oleh karena itu, muncul gagasan untuk meminta pendelegasian wewenang dari Mbak Desi guna mempersiapkan kedua program tersebut.
Tawaran Pelaksanaan Kegiatan
Idenya adalah dengan membentuk Tim Khusus Persiapan Musang dan Pemilihan Ketua HMJM 2015 dengan dua buah tugas.Pertama, tugas yang terkait dengan Musang:
- Menyiapkan rancangan AD/ART
- Menentukan mekanisme, waktu, dan tempat untuk Musang
- Mempersiapkan kelengkapan teknis lainnya untuk Musang
- Mendokumentasikan setiap tahap kegiatan Musang dalam bentuk tekstual maupun visual
Kedua, tugas yang terkait dengan pemilihan Ketua HMJM 2014:
- Mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran kandidat
- Menentukan mekanisme pemilihan Ketua yang akan datang
- Mempersiapkan dan menentukan masa dan persyaratan kampanye (jika dibutuhkan) dan mekanisme debat kandidat
- Mendokumentasikan setiap tahap pemilihan dalam bentuk tekstual maupun visual
Apakah Anda punya ide lain terkait transisi dari Mbak Desi ke Ketua berikutnya?

Komentar
Posting Komentar